Rabu, 21 September 2011

LOBAK LOVE PART #2

    Setelah dia benar benar yakin bahwa si penjual LOBAK itu si pangeran, sang putri menyusuri hutan yang belum pernah dia datangi. Para prajurit pun ketakutan untuk menyusuri tempat berbahaya itu, karena di hutan tersebut tinggal seekor manusia serigala yang suka memakan LOBAK #eh salah, memakan manusia. Manusia serigala itu berkeliaran pada malam hari saat senja sudah tiba. Sang putri yang mempunya feeling kuat pun tak peduli dengan cerita tersebut. Sang putri dengan tekad baja yang membara #lebe pergi ke hutan tersebut, seorang diri mencari sang pangeran yang selama ini dia tunggu.Hari terus dialewati di hutan tersebut, akhirnyadia menemukan sebuah gubuk kecil dengan ladang LOBAK yang luas. Sang putri bergegas untuk melihat siapa yang tinggal di gubuk tersebut. Dia tak sadar telah diikuti manusia serigala sejak tadi, manusia serigala itu dengan cakar yang tajam gigi yang runcing pun mencengkram sang putri itu, sang pangeran yang sedang memetik LOBAK, melihat jeritan sang putri, sang pangeran bergegas lari dan menyelamatkan sang putri tersebut. Apadaya sang pangeran yang tak sebanding kuat dengan si manusia serigala tersebut tercabik cabik, pada akhirnya sang pangeran menemukan sebuah sekop panjang dan runcing, akhirnya dia tusukan ke dada manusia serigala tersebut. 
   Sang putriyang tergeletak lemas, di bawa sang pangeran ke gubuknya yang reot itu. Di dalam gubuk dia dirawat, hingga 2 hari 2 malam tak sadarkan diri. Karena sang pangeran khawatir, dia pergi ke kastil sang putri untuk memeberitahukan keadaan sang putri yang berbaring tak sadarkan diri. Kedua orang tua sang putri pun segera ke gubuk tua sang pangeran. Pangeran mendapatkan ide, dia mempunyai kenalan tabib di desa sebrang, dan akhirnya tabib itu di bawanya ke guuk sang pangeran, dan di sembuhkanlah sang putri. 
   Sang putri yang sudah beberapa hari tak sadarkan bangun. Pangeran pun senang, dan Kedua orang tuanyapun ikut senang. Sang putri yang bingung kenapa dirinya bisa berada disini berkata " SIAPA AKU? " dengan ucapan sang putri, kedua orang tuanya pun kaget, sang pangeran pun kaget. Kata si tabib " Dia mengalami benturan pada kepalanya hingga iya tak ingat pada siapaun ".
BERSAMBUNG ....