Long time ago,in the small city, live #gantibahasa . Hidup seorang gadis jelita yang hidupnya penuh dengan KEBAHAGIAAN. Dia sedang menunggu pangeran yang tampan di sebuah castle megah di daerah barat daya. Walau dia tak tau bagaimana wajah sang pangeran dia tetap menunggu. Siang malam pagi sore terus berganti hingga beberapa tahun, putri itu tetap menunggu sang pangeran hingga tiba. Sebenarnya si pangeran jatuh miskin karena korupsi di negrinya itu, sekarang si pangeran hidup sebagai penjual LOBAK dan memiliki kebun LOBAK sendiri. Sang pangeran yang malu karena dirinya yang sekarang, tak sanggup untuk datang menemui sang putri itu. Pangeran yang tau sang putri sedang menunggunya, dia sengaja mendatangi kediaman sang putri tetapi sembunyi sembunyi.
Setelahnya, dia pun melihat sang putri yang sedang berdiri di pinggir jendela menunggu sang pangeran. Sang putri menyadari adanya sang pangeran itu, akhirnya dia pun berteriak memanggil si pangeran itu, dan turun dari rumahnya yang megah untuk menemuinya tetapi saat akan kebawah sang putri di serang oleh perampok yang akan mencuri isi rumahnya, karena pangeran itu berada disana diapun menolongnya, setelah menlongnya di langsung pergi karena tidak mau sang putri tau dia yang sekarang. Sang putri sedih, dia pun menemukan sebuah lobak yang bercecer di halaman rumahnya, feeling sang putri berbeda saat memegang lobak itu, hangat, bahagia, dan lembut.
Akhirnya si putri memutuskan untuk pergi kekota mencari si penjual lobak tersebut, karena telah menyelamatkan nyawanya dari sang permapok, seluruh kota menyarinya tetapi hasinya NOL. Putri makin sedih mendengar kabar bahwa prajuritnya tidak bis menemukan sang penjual tersebut. Si putri tersebut yakin bahwa penjual LOBAK tersebut adalah sang pangeran yang dia tunggu selama ini. BERSAMBUNG ....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar